12/15/2015

Saat Tidak Punya Ide Menulis

Saat tidak ada ide untuk dituliskan, bisakah kita tetap membuat tulisan?

Untuk tahu jawaban pastinya, dicoba saja saja untuk menulis di saat mengalaminya. Kurasa tetap bisa. Meskipun untuk menulis itu perlu ide, tapi ide bisa digali, ditemui, bahkan direkayasa. Coba lihat sekitar kita. Apa suasana yang mengiringi saat kita duduk atau berdiri menghadap ke halaman kosong yang ingin kita taklukkan. Adakah pemandangan unik atau walau biasa saja, tapi memantik sesuatu dalam pikiran kita?

Sore ini di tempatku sedang turun hujan. Udara dingin dan gelegar guntur yang bersahutan menjadi teman istimewaku. Hampir bisa diprediksi bila di tempatku yang di desa ini, akan ada pemadaman listrik sewaktu-waktu. Tapi semoga saja kali ini tidak akan terjadi hal itu. yang lebih 'mengesankan', sinyal ponsel pun jadi timbul tenggelam.

Di samping cuaca yang nampak kurang bersahabat ini, ada satu hal yang sangat kusukai. Suasana hujan itu sendiri. Kalian tahu, apa sebutan buat para pecinta hujan? Detik-detik pertama kala air bersekutu dengan tanah lalu memendarkan aromanya yang memanjakan indera pembaumu? Yang sangat menikmati saat-saat bersama air yang meluncur dari langit dalam rasa yang menghangat? 

Aku memang selalu merindukan cuaca cerah di pagi bersama matahari. Tapi aku juga sangat betah berteman hujan, tidak peduli jika dinginnya merasuki tulang. Adakah kamu sepertiku? Petrichor. Seorang pluviophile? Yang menemukan kehangatan jiwa, kedamaian pikiran di tengah dingin yang menyerang?


Tapi, ngomong-ngomong tentang saat tidak punya ide menulis, ternyata lima kata itu sendiri bisa menjadi ide yang bisa dibuat satu halaman tulisan atau satu post di blog. 

Kawan, pernahkah kamu kekurangan ide menulis? Bagaimana caramu menyikapi saat seperti itu?

0 comments:

Post a Comment

I'd love to hear you saying something: